Imbauan Wali Kota Samarinda: Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau dan Pencegahan Kebakaran Tahun 2026
Dinas Lingkungan Hidup.
Imbauan Wali Kota Samarinda: Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau dan Pencegahan Kebakaran Tahun 2026
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalimantan Timur termasuk Kota Samarinda diprediksi akan mengalami musim kemarau yang lebih cepat dan kering pada tahun 2026. Puncak kekeringan tersebut diperkirakan terjadi pada bulan Juli hingga September. Menghadapi potensi risiko kebakaran hutan, lahan (Karhutla), kebakaran pemukiman, serta krisis air bersih, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengeluarkan imbauan resmi Nomor: 300.2 / 0913 / 300.06 tertanggal 6 April 2026.
Poin-Poin Penting Imbauan Wali Kota Samarinda
Wali Kota Samarinda mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan melalui enam poin utama berikut:
Larangan Membuka Lahan dengan Cara Membakar: Masyarakat dilarang keras membakar sampah di pekarangan rumah, lahan kosong, maupun lahan pertanian/perkebunan, terutama saat kondisi angin kencang dan suhu tinggi.
Waspada Kebakaran Pemukiman: Warga diminta untuk memeriksa instalasi listrik secara berkala guna menghindari arus pendek (korsleting) yang menjadi pemicu utama kebakaran rumah selama cuaca kering.
Bijak Menggunakan Air Bersih: Penggunaan air bersih harus dihemat mengingat adanya potensi menipisnya sumber air baku selama musim kemarau.
Menyiapkan Tampungan Air: Sektor pertanian dianjurkan menyiapkan tampungan air cadangan guna menghadapi kekeringan, baik berupa embung maupun sumur dalam.
Melaporkan Potensi Kebakaran: Masyarakat yang melihat kebakaran lahan pada area semak belukar diminta segera melapor kepada Ketua RT setempat atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.
Menjaga Kesehatan: Warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari serta meningkatkan konsumsi air putih guna menghindari dehidrasi akibat peningkatan suhu.
Pemerintah Kota Samarinda mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mewujudkan Samarinda yang aman, hijau, serta bebas dari ancaman kebakaran dan krisis air bersih. Apabila masyarakat mendeteksi adanya potensi darurat kebakaran, segera hubungi Call Center 112.
Pemantauan Lingkungan Antisipasi Dampak El Nino