Berita Daerah 102

Written by December 03 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda menyoroti masih banyaknya warga yang kerap membakar sampah. Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) 2/2011 tentang Pengelolaan Sampah, membakar sampah salah satu yang dilarang.

Demi mencegah tindakan tersebut, DLH Samarinda mengaku sudah beberapa kali merazia warga. Mereka diminta untuk tidak seenaknya membakar sampah. 

“Sesuai aturan memang tidak boleh. Kami ada tim khusus yang merazia orang-orang yang membakar sampah sembarangan itu,” tuturnya.

Yama – sapaan akrabnya, menerangkan, saat ini memang tinddakan yang dilakukan DLH Samarinda masih sebatas sosialisasi. DLH Samarinda berupaya mengingatkan warga dengan pendekatan persuasif. Pendekatan itu juga dilakukan untuk menegur warga yang membuang sampah selain tidak pada tempatnya juga pada jam-jam yang dilarang. 

“Kami akui penegakan untuk membakar sampah saat ini masih kami sosialisasikan. Kalau membuang sampah ke sungai sudah kami tindak dengan sanksi tegas,” tuturnya.

Mantan Camat Sungai Kunjang ini berharap, warga Samarinda dapat lebih peduli. Dirinya mengaku menggandeng pihak kelurahan untuk ikut mengingatkan warga agar tidak membuang sampah dan membakar sampah sembarangan.

“Kami minta kelurahan bantu kami mengawasi aktivitas itu. Sangat berbahaya apalagi pada musim kemarau,” sebutnya. 

Dirinya menegaskan, sosialisasi penegakkan perda saat ini memang masih dilakukan, namun tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat sanksi bagi para pembakar sampah tersebut akan mulai diterapkan. Sanksi bagi mereka, sebut dia, mulai dari penjara 3 bulan hingga denda Rp 50 juta.

“Kami ingin bahas hal itu ke DPRD Samarinda. Karena sanksi administrasi yang ada saat ini trerlalu ringan, enggak ada efek jeranya,” pungkasnya.

Sumber : https://kaltimtoday.co/dlh-samarinda-warga-jangan-bakar-sampah-sembarangan/

Written by December 03 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen menyadarkan masyarakat Samarinda tentang bahaya sampah. Oleh karena itu, DLH menggerakkan aksi peduli sampah dengan menggelar pemilihan Duta Peduli Sampah (DPS) 2019.

Diikuti 60 pendaftar se-Samarinda, DPS diyakini mampu memberi contoh kepada masyarakat tentang budaya membuang sampah yang baik.

Kepala DLH Nurrahmani mengatakan, pihaknya berupaya menyadarkan masyarakat untuk lebih peduli pada sampah. 

“DPS ini salah satu solusi pemberdayaan manusia dan akan mengefektifkan gerakan pemerintah yaitu 2025 Samarinda bebas sampah,” katanya.

Menurut dia, Samarinda terus berinovasi menyehatkan dan membersihkan lingkungan. Tidak hanya bicara soal debu dan banjir, tapi Samarinda akan terus berbenah.

“Kami untuk Samarinda menuju 2025 yang bebas sampah,” sebutnya.

Adapun peserta lomba, terbagi dua jenis yakni putra dan putri. Juara pertama putra dimenangkan oleh Abdoel Manaf Rahadi. Juara dua diraih oleh M Akbar Jawa dan juara tiga diraih oleh M Penza Rizky.

Sedangkan peserta putri berturut-turut dimenangkan oleh Thalitha Aufa Nabila, Alesandra Dufer dan Dea Seandly.

Untuk juara 1 mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp 2.000.000, juara 2 Rp 1.700.000 dan juara 3 sebesar Rp 1.000.000.

Sebagai pemenang putra pertama, Abdoel Manaf mengaku, bangga atas prestasinya tersebut. Menurutnya, juara adalah amanah yang harus diemban. 

“Mendapatkan juara 1 sebagai Duta Peduli Sampah adalah kebanggaan yang luar biasa. Bagi saya, ini bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana tugas kami (29 finalis) ini menjadi role model kaum milenial untuk merubah mindset mereka tentang sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Thalita merasa haru dan ingin memberi sumbangsih besar untuk DLH Samarinda.

“Lolos sebagai putri DPS 2019 ini sangat membanggakan, karena DPS ini yang dilihat bukan soal ajang bergengsinya, tapi murni tentang ketulusan kaula mudanya untuk bergelut di limbah, kotor, dan mayoritas orang bilang menjijikan. Tapi bagi kami tidak,” pungkasnya.

Sumber : 

https://kaltimtoday.co/terpilih-jadi-dps-samarinda-2019-ini-kesan-pesan-manaf-dan-talita/

Written by December 03 2019

Pemilihan Duta Peduli Sampah (DPS) 2019 yang telah digelar Dinas Lingkungan Hidup Samarinda, menjadi ajang pertama dari program sumber daya manusia (SDM) oleh DLH pada 2019.

Kegiatan yang menampilkan kemampuan dan keinginan kaum milenial tentang sampah ini menjadi program efektif DLH dalam menjaring SDM guna mengurangi dampak pelaku pembuang sampah di Samarinda.

Selain menampilkan kemampuan dan kebolehan para finalis DLH juga memberikan pembekalan mengenai program-program lingkungan serta cara pengelolaan limbah sampah kepada seluruh peserta. 

“DPS ini kami buat untuk menyadarkan serta menumbuhkan rasa suka kepada para milenial tentang menjaga lingkungan, mereka juga dapat menjadi mitra kerja DLH dalam sosialisasi atau program sosial mengenai lingkungan,” kata Idfi Silvia selaku ketua panitia DPS Samarinda 2019

Sekretaris DLH Umar Shodiq mengatakan, seluruh finalis DPS sudah menampilkan kemampuannya dalam bekerja untuk membenahi lingkungan. Menurutnya, para peserta finalis DPS sudah layak untuk menjadi bagian dari DLH.

“Di kantor kami masih ada 200 berkas pelamar. Nah teman-teman finalis ini kalau mau melamar di DLH, sudah pasti jadi prioritas, karena sudah kami tahu kemampuannya. Sudah terukur,” kata Umar.

Diketahui, jumlah pegawai DLH yang tergabung dalm staff kantor maupun lapangan untuk wilayah Samarinda mencapai 1.300 lebih pegawai. Menurut Umar, pada kesempatan lain, biasanya pihak DLh akan mencari pegawai sesuai kebutuhannya. 

Kadis LH Samarinda membenarkan hal tersebut, jika 29 finalis DPS ingin menjadi bagian dari karyawan DLH, akan menjadi prioritas.

“Iya, kalau adik-adik ada yang mengajukan lamaran ke DLH, bisa jadi prioritas, karena sudah terukur kemampuan dan pemahaman mereka mengenai lingkungan. Namun walau bagaimana pun, semua tergantung kuota atau kebutuhan DLH, ada yg kosong atau tidak,” pungkas Nurrahmani.

Sumber :

https://kaltimtoday.co/29-finalis-dps-daftar-jadi-pegawai-dlh-kami-prioritaskan/

Written by December 03 2019

Setelah sepekan melalui kegiatan Pemilihan Duta Peduli Sampah Samarinda 2019 (DPS), kini ajang bergengsi tersebut berhasil menemukan sepasang putra putri duta terbaik dari 29 finalis DPS. Grand Final yang telah dilaksanakan, sukses memantik ratusan pengunjung Big Mall Samarinda, Jum’at (29/11/2019).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samarinda Nurrahmani mengaku, bangga atas segala prestasi dan kemampuan yang dimiliki ke- 29 finalis DPS. 

“Ini sebuah kebanggaan yang luar biasa terhadap seluruh peserta finalis DPS yang malam ini telah tunai melaksanakan seluruh rangkaian acara,” tutur Nurrahmani.

Grand Final DPS 2019, berahir dengan sangat meriah. Para finalis menampilkan semua hasil karyanya dalam mengelola sampah plastik atau sampa anorganik menjadi barang yang bernilai ekonomis. 

Kadis DLH mengungkapkan bahwa, ajang DPS ini akan terus ditingkatkan, karena menurutnya, tujuan dari DPS ialah melahirkan role model dari kaum milenial yang sudah seharusnya turut berperan dalam kepedulian terhadap lingkungan.

“Kegiatan DPS ini, kami menyasar kaum milenial, agar ikut berpartisipasi untuk menjadi bagian dari pemerhati lingkungan, khususnya sampah,” terangnya.

Sumber :

https://kaltimtoday.co/kepala-dlh-samarinda-turut-bangga-dengan-prestasi-29-peserta-finalis-dps/

Written by November 26 2019

Kegiatan Rutinitas Bulanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Khusus Karyawan Dinas Lingkungan Hidup ASN dan Non ASN  Melakukan"Penimbangan Bank Sampah Salim"

Page 1 of 12

Kontak Kami

Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda

Jl. MT. Haryono, Rawa Indah - Samarinda 75125

Telepon.

Fax.

Foto Kegiatan

Foto Kegiatan

PEMANTAUAN KUALITAS LINGKUNGAN Pendidikan Lingkungan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R Sosialisasi Pengelolaan Sampah