Super User

Super User

Minggu 4 April 2021.
Staf Seksi Pemantauan Lingkungan & Staf Kerusakan lingkungan menghadiri acara kegiatan pemungutan sampah dan penanaman pohon di bantaran sungai karang mumus dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sungai karang mumus di Samarinda.
Acara di adakan di pangkalan pungut GMSS - SKM, Jl. Abdul Muthalib & Sekolah sungai karang mumus, Gg. Tani, Muang Ilir, Lempake.


Kasi Kerusakan Lingkungan dan Jafung PEDAL sedang berdiskusi untuk penetapan titik sample kualitas air untuk memenuhi nilai Indeks Kualitas Air (IKA) tahun 2021


Senin s.d Rabu tgl 29 s.d 31 Maret 2021 mulai jam 09.00-12.00. Yaitu menabung sampah di bank sampah Salim dan menerima setoran Ecobric


Senin 29 maret 2021. Rapat integrasi Klhs Rtrw kota Samarinda. Di ruang rapat DLH. Dihadiri PUPR Kota Samarinda, tim ahli penyusun Rtrw, tim ahli klhs, dan anggota pokja


DLH Perkuat Gerakan Jeng Rinda, Wawali Instruksikan Pegawai Kumpulkan Limbah Minyak Jelantah

SAMARINDA. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Samarinda kembali memperkuat program gerakan Jelantah Membangun Samarinda (Jeng Rinda) dengan melaksanakan Sosialisasi dan Gebyar Jeng Rinda bagi kalangan pegawai, kader PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) kota Samarinda.

Kegiatan sosialisasi Pengelolan limbah rumah tangga dalam hal ini minyak jelantah dilaksanakan diaula rumah jabatan Wali kota Samarinda, Kamis (25/3) pagi.

Sosialisasi kerjasama dengan PT Garuda Sinar Perkasa ini dihadiri Asisten I Tejo Sutarnoto, kepala-kepala OPD hingga Wakil Ketua TP PKK Samarinda Herli Warsita Rusmadi.

Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi memberikan apresiasi kepada DLH yang telah menginisiasi Jeng Rinda sebagai langkah dalam menyelamatkan lingkungan di kota Tepian.

“Gerakan Jeng Rinda ini tidak boleh disepelekan karena bisa memberikan multiplayer efek yang luar biasa bagi kehidupan. Bahkan jika limbah minyak jelantah ini bisa dikumpulkan dan ditangani dengan baik maka akan menjadi barang yang bernilai ekonomis dan bisa menambahkan pendapatan bagi masyarakat,” kata Wawali mengawali pidatonya.

Oleh itu, Pemkot sambung dia memberikan perhatian khusus bagi gerakan ini. Karena jika limbah jelantah tidak tertangani, maka tidak menutup kemungkinan lemak yang dihasilkan dari minyak jelantah nanti bisa menimbulkan bahaya bagi lingkungan sekitar khususnya air bersih.

Apalagi sambungnya jika penggunaan minyak tadi bisa digunakan sampai berulang kali tentu akan berbahaya bagi kesehatan. Sehingga tak salah jika ia mengategorikan jelantah masuk dalam kelompok yang berbahaya kalau tidak ditangani secara serius.

Oleh karena itu untuk memuluskan gerakan ini, akan terlebih dahulu diawali dari lingkungan PNS di masing-masing rumah tangganya.

“Jadi saya minta kepala OPD, PKK dan Dharma Wanita bisa mensosialisasikan gerakan ini kepada staf dan kadernya agar mendonasikan minyak jelantah ke DLH, Insya Allah ada nilai ibadah didalamnya,” ucap Wawali.

Sedangkan dari sisi nilai ekonomis, ia menambahkan Camat dan Lurah bisa mensosialisasikan kepada warganya untuk bekerjasama dalam mengumpulkan minyak jelantah tadi lalu hasilnya akan dihargai oleh PT Garuda Sinar Perkasa per liter bisa mencapai Rp 5 ribu.

“Sedangkan untuk PNS karena sifatnya donasi, maka dana yang dihasilkan untuk pembangunan yang berwawasan lingkungan. Harapan saya semoga kedepan kita punya unit pengelolaan limbah minyak jelantah ini agar bisa mendaur ulang menjadi bio diesel,”harap Rusmadi.

Sementara, Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menerangkan gerakan Jeng Rinda ini bukan hal yang baru bagi kota Samarinda.
Menurutnya inovasi ini sekitar tahun 2020 sudah diimplementasikan.
Ia mengatakan pihaknya sudah menerbitkan surat edaran kepada dunia usaha agar menyumbangkan 10 persen jelantah. Sebab, limbah rumah tangga atau usaha itu punya nilai ekonomi dan ada pihak swasta yang siap membeli.

“Karena gerakan ini bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, maka ditahun 2021 kita perkuat gerakannya dalam bentuk SK Wali Kota,” ungkap Yama biasa Nurrahmani disapa.

Ia mengharapkan OPD bisa konsisten mengumpulkan limbah minyak ini karena tujuan utama adalah menjaga lingkungan tetap bersih.

“Sebab, potensi jelantah dibuang ke drainase sangat besar dan itu bisa merusak lingkungan,"


Kamis tanggal 25 Maret 2021 Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda melakukan Sosialisasi dan Gebyar Jelantah Membangun Samarinda (JENG RINDA) di aula Rumah Jabatan Walikota yang di Hadiri Bapak Wakil Walikota H. Rusmadi dan di 10 Kecamatan, Dharma Wanita Serta Seluruh OPD Kota Samarinda yang Bersangkutan


Kamis tanggal 25 Maret 2021 Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda melakukan Sosialisasi dan Gebyar Jelantah Membangun Samarinda (JENG RINDA) di aula Rumah Jabatan Walikota yang di Hadiri Bapak Wakil Walikota H. Rusmadi dan di 10 Kecamatan, Dharma Wanita Serta Seluruh OPD Kota Samarinda yang Bersangkutan


Kamis 25 Maret 2021. Seksi IRK mengikuti rapat sosialisasi komitmen NDC dan konsep pembangunan rendah karbon dan pengendalian dampak lingkungan dan identifikasi klarifikasi Instrumen Lingkungan lingkup Prov. KALTIM di DLH Prov. KALTIM diikuti dirjen PDLKWS, ditjen PPI KLHK DAN P3EK


Rabu, 24 Maret 2021, tempat Yen's Delight lantai 3 jalan Juanda 6, Rapat Komisi Penilai Amdal Kota Samarinda Penilaian Adendum ANDAL, RKL-RPL Rencana Kegiatan Pertambangan Batubara PT. Energy Cahaya Industritama


23 Maret 2021. Survey Lokasi Rencana Usulan Lokasi Pemasangan Alat Pemantauan Kualitas Air Secara Otomatis Kontinyu dan Dalam Jaringan (ONLIMO). Alat kualitas air berasal dari bantuan KLHK TA. 2022.


Page 8 of 34

Kontak Kami

Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda

Jl. MT. Haryono, Rawa Indah - Samarinda 75125

Telepon.

Fax.

Foto Kegiatan

Foto Kegiatan

PEMANTAUAN KUALITAS LINGKUNGAN Pendidikan Lingkungan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R Sosialisasi Pengelolaan Sampah